Featured Post Today
print this page
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Fotografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fotografi. Tampilkan semua postingan

Jenis Jenis Shot - Fotografi

Dunia Fotografi adalah dunia imajinasi yang terus berkembang layaknya alam semesta, dimana hasil karya - karya tercipta didapatkan dari hasil imajinasi tiap - tiap fotografer yang sesuai dengan selera mereka masing - masing.

Untuk mendapatkan hasil karya yang bernuansa sinematik dibutuhkan pengetahuan dasar tentang ambilan gambar.

Pada umumnya jenis shot terbagi menjadi 3 bagian : 

1. Close Shot atau Detail Shot Terdiri dari
Extrim Close Up, Big Close Up, Close Up.
2. Midle shot
Medium Close up, Medium Shot, Medium Long Shot
3. Wide Shot
Full Shot/Long Shot, Extrim Long Shot.

Klik untuk perbesar
Sudut Pengambilan Kamera


1. Bird eye view
Posisi kamera lebih tinggi dari obyek yang diambil.
2. High Angle
Posisi kamera sedikit lebih turun dari ketinggian Bird eye view
3. Eye/Normal Level
Posisi kamera sejajar dengan mata object.
4. Low Angle
Posisi kamera lebih rendah dari obyek yang diambil.
5. Worm's Eye View
Posisi kamera lebih rendah dari sudut ambilan Low Angle
0 komentar

Tips Fotografi MacroMax (Macro Maximal)

So, kali ini gue iseng - iseng nulis tentang fotografi untuk menuhin postingan di blog gue, kali ini gue akan bahas fotografi macro. omong - omong judul postingan ini memang tidak semurah isi potingannya.
Fotografi macro merupakan salah satu genre dalam fotografi, pada awalnya fotografi macro digunakan oleh kalangan sainstis untuk melakukan penelitian pada serangga-serangga. Hingga akhirnya menjadi salah satu genre dalam fotografi.

Fotografi macro adalah suatu aktifitas memotret dengan jarak yang dekat dengan mengambil gambar hampir memenuhi bidang secara keseluruhan, fotografi macro tidak hanya memotret serangga-serangga saja, tapi anda juga bisa memotret yang lainnya seperti tumbuh-tumbuhan, bunga, buah dll.

a.    Gunakanlah Lensa Macro untuk mendapatkan hasil yang optimal

Memang benar pencinta fotografi macro tidak selamanya harus memiliki lensa khusus untuk macro. Jika anda bertanya-tanya kepada diri anda sendiri “Rahasia apakah untuk mendapatkan foto yang menakjubkan.?” Sudah tentu jawabannya tiada dua, yakni Lensa Macro. Lensa khusus ini mempunyai DOF (dept-of-field) yang sangat dangkal, jadi ketika anda memotret bunga (misalnya) maka anda akan mendapatkan background yang out of focus dan foreground yang focus. Dan jangan lupa untuk menggunakan tripod saat anda ingin memotret

b.    Jika tidak mampu, maka belilah Filter Zoom

Ini adalah solusi bagi anda untuk mencari jalan keluar ketika anda sedang belum mempunyai cukup uang untuk membeli lensa macro yang harganya sangat mahal itu. Filter close-up adalah solusi untuk anda. Anda bisa membelinya ditoko-toko fotografi dengan harga seperempat lebih murah. Filter ini tidak berbeda dengan filter lainnya, hanya lebih tebal dari pada filter lainnya. Bentuknyapun fleksibel dan dapat dipasangkan dengan camera canon & nikon, yang menjadi kelebihannya adalah harganya sangat terjangkau namun untuk mendapatkan hasil yang baik anda harus membelinya yang berkualitas.

c)    Ciptakan Hujan Bohongan

Mungkin ini akan membuat anda sedikit menggelitik dengan trik ini, yaitu kita menciptakan hujan bohongan dengan suatu trik tertentu. Yaitu dengan cara mengambil botol semprotan air dan isilah air kedalam botol lalu semprotlah pada bunga beberapa kali percikan semprotan. jangan khawatir, anda tidak akan pernah ketauan oleh siapaun kalo anda telah merekayasa foregroundnya karena tidak ada satupun orang bisa mengetahui “apakah ini hujan asli atau tidak”. Cukup mudah sekalikan.?

d)    Trik Dasar Rekayasa Background

Disini kami akan mulai dulu dengan membahas dengan background putih, jika anda ingin memotret suatu object dengan latar belakang bewarna putih, maka ambillah kertas putih polos. Cukup satu lembar dan tempatkan pada backgroundnya, maka anda akan mendapatkan background yang bewarna putih, namun anda bisa mengexplore dengan warna-warna lain sesuka anda. Misal anda ingin background dengan warna hitam, anda bisa menggunakan kertas carton yang banyak dijual ditoko-toko atau anda bisa membeli kain beladu sepanjang 1 meter dan letakanlah dibelakang object tersebut.

Namun anda harus ingat ketika anda ingin memotret dengan warna background hitam, anda harus mengatur jarak beberapa meter antara foreground dan background sehingga anda akan mendapatkan warna yang sangat hitam, begitupun dengan warna-warna lainnya.

(Berbagai Sumber)
0 komentar

Peralatan untuk Foto Landscape

Sebagian kalangan fotografer ada yang mengatakan bahwa fotografi landscape cukuplah rumit untuk ditekuni, namun sebagian yang lain mengatakan bahwa ini adalah pekerjaan yang tidak rumit dan sangat menyenangkan bagi mereka yang mencintai vista/pemandangan. Tentunya untuk melakukan pekerjaan ini ada beberapa peralatan yang harus anda siapkan sebelum anda melakukan pemotretan. Beberapa perlatan tersebut adalah :

1.    Dapatkan Foto Tajam Dengan Tripod


Tripod berfungsi untuk menghindari goyangan-goyangan saat anda sedang memotret dan berharap hasil foto yang tajam/sharp. Kualitas tripod memungkinkan anda mendapatkan gambar yang dengan ketajaman yang berkualitas. Ditoko-toko fotografi kita bisa mendapatkan berbagai jenis tripod dan berbagai pula harga yang ditawarkan dan yang kadang membuat kita bertanya “Hey Tripod Mana yang Handal dan Terjangkau.? Tentunya pertanyaan ini akan ada selalu dalam benak kita saat pertama kali anda membeli alat ini.

Harga Tidak Pernah Menipu

Untuk mendapatkan gambar yang tajam seperti para fotografer professional dibutuhkanlah suatu trik, yaitu memotret diatas tripod, tugas utama tripod adalah untuk menjaga kamera agar tetap stabil dan mantab. Tetapi tidak semua tripod memiliki kualitas yang sama. Harga memang tidak pernah menipu, adapun yang mengatakan “Kualitas tripod murah tidak membuat gambar anda semantap yang anda harapkan” itulah salah satu alasan mengapa harganya murah.

Ballhead Tripod


Saat anda membeli tripod dengan kualitas Pro, anda hanya akan mendapatkan tripodnya saja tanpa ballhead yang terpasang pada tripodnya. Tidak seperti tripod dengan harga yang murah yang sudah terpasang ballhead pada tripodnya. Jadi anda harus membeli ballhead secara terpisah. Anda akan sangat jatuh cinta dengan ini karena kualitas ballhead yang tidak murah akan membuat anda merasakan kenikmatannya yang begitu luar biasa, anda akan sangat mudah memosisikan kamera secara akurat, dan hebatnya ballhead ini akan mengunci kamera anda dengan mantab sehingga kamera anda tidak mudah tergelicir setelah anda menentukan ambilan gambar anda.

2.    Kabel Rilis


Setelah kita mengetahui cara mendapatkan gambar yang tajam dengan tripod kualitas-pro, namun ini kurang lengkap tanpa adanya kabel rilis. Percaya atau tidak, saat anda menekan tombol shutter, kamera akan mengakibatkan goyangan sedikit dan akibatnya anda akan kehilangan foto yang tajam. Maka dari itu kita membutuhkan kabel rilis sebagai pelengkapnya. Saat ini sudah banyak di toko-toko yang menjual kabel rilis nirkable (tanpa kabel) yang harganya relative murah. Dan akhirnya anda akan mendapatkan foto lebih dari sekedar lumayan tajam.

Manfaatkanlah Self-Timer


Jika anda tidak ingin repot – repot mengeluarkan dana untuk membeli kabel rilis, maka gunakanlah self-timer yang terdapat pada kamera. Anda memotret tanpa menyentuh tombol shutter dan anda akan mendapatkan foto yang tajam. Anda tinggal mengatur self-timer yang ada pada kamera anda.

3.    Siapkan Uang Untuk Membeli Lensa Wide Angle


Dengan lensa wide angle memungkinkan anda mendaptkan gambar dengan cakupan yang luas. seringkali kita dikecewakan oleh hasil bidikan kita saat memotret pemandangan, karena apa yang kita lihat tidak serupa dengan hasil bidikan, jika anda menginginkan gambar pemandangan keseluruhan maka belilah lensa super wide angle (sekitar 12mm) untuk mendapatkan keindahan alamnya.

4.    Filter


Dalam dunia fotografi, alat ini adalah sesuatu yang tak boleh dilewatkan. Alat ini berguna untuk menambah efek-efek tertentu yang dihasilkan dari filter tertentu.

Macam-Macam Filter

1.    Filter UV/ Ultraviolet
Untuk menyaring sinar ultraviolet yang sering dipergunakan dalam pemotretan landscape. Selain itu, filter ini juga berfungsi untuk melindungi lensa dari benturan maupun goresan.

2.    Filter CPL/ Circular Polarizing Filters
Filter ini wajib dimiliki oleh seorang fotografer. Gunanya untuk "mengendalikan" refleksi pada permukaan benda seperti kaca (bukan cermin) dan air. Selain itu, filter ini juga dapat meningkatkan kepekatan warna terutama warna biru pada langit.

3.    Filter ND/ Neutral Density
Filter ini juga wajib dimiliki seorang fotografer landscape. Fungsinya untuk menghambat cahaya yang terlalu kuat. Tanpa filter ini, seorang fotografer tidak dapat menciptakan efek "kapas" pada pemotretan air yang bergerak di siang hari yang terang benderang, misalnya air terjun atau ombak di antara bebatuan.

4.    Graduated ND Filter
Filter gradasi untuk menyeimbangkan eksposur langit dan permukaan bumi, di mana eksposur di langit terlalu terang sedangkan di bumi terlalu gelap. Cara penggunaannya ialah. bagian gelap pada filter di posisi atas guna menghambat cahaya di bagian langit.

Di era kamera film, filter ini menjadi kebanggaan para fotografer landscape, namun dengan adanya software seperti Photoshop, fotografer yang telah menguasai software lebih senang menggunakan filter di Photoshop karena selain lebih fleksible, hasilnya juga lebih hebat.
0 komentar

Disini Jual Hasil Foto Anda

Fotografi landscape merupakan aktifitas yang sangat menyenangkan karena selain kita bisa jalan-jalan dengan teman, keluarga ataupun pacar, kita juga bisa menikmati pemandangan-pemandangan yang indah dengan udara yang sejuk. Kacuali perkotaan. Namun tidak sampai itu saja, kita bisa menjual foto landscape hasil bidikan kita lalu menjualnya ke berbagai media.
Ada banyak media dimana kita bisa menjual foto koleksi kita & salah satunya adalah menjualnya di internet.

Berikut ini saya lampirkan beberapa link yang anda bisa mejual foto anda disana.
  1. http://www.shutterstock.com/
  2. http://www.123rf.com/
  3. http://www.istockphoto.com/
  4. http://au.fotolia.com/
  5. http://depositphotos.com/
  6. http://www.alamy.com/
  7. http://www.photoshelter.com/
  8. http://www.crestock.com/
  9. http://www.veer.com/
  10. http://www.dreamstime.com/
  11. http://www.featurepics.com/
  12. http://www.texturevault.net/
Beberapa Tips Menjual Foto
  1. Perhatikanlah Noise pada foto, jika terdapat noise maka gunakanlah software olah digital untuk menghilangkan noise. Software olah digital yang biasa digunakan oleh para fotografer Pro adalah Adobe Photoshop CS (Creative Suite)  atau terbarunya CC (Creative Cloud) dan Adobe Lightroom.
  2. Jangan gunakan Watermark / Logo pada foto.
  3. Atur DPI sampai 300.
  4. Hasil foto Sharp / tajam, kadang lain foto blur / soft focus bisa menjadi terlihat unik. Semua tergantung pada kekreativitasan pada diri anda.
Sekian dari tulisan yang saya sajikan untuk anda, semoga ini bermanfaat bagi anda.
0 komentar

Cara Asyik Memotret Bunga

1.    Angle yang Tepat.?


Omong – omong jika anda sering memotret bunga dengan ambilan High-Angle mungkin itu akan terlihat kurang bercerita pada foto anda. saran – saran dari para professional adalah dengan mengambil ambilan dengan Low-Angel dari tinggi bunga tersebut. Jika anda sedang berada disebuah taman, anda harus menyiapkan suatu alas untuk mengalasi dengkul anda agar tidak kotor. Akan sangat memudahkan jika bunga tersebut ada di pot-bunga seperti pot-pot bunga yang ada didalam rumah.

2.    Close-Up


Tentu, aturan ambilan secara Close-Up bukanlah aturan baku yang harus selalu dipatuhi dikalangan fotografer, namun tidak ada salahnya jika anda mengikuti aturan ini. Omong – omong jika anda ingin memotret bunga mawar, usahakanlah untuk mengatur bentuknya serapih mungkin sebelum melakukan pemotretan

3.    Ubah Backgroundnya


Bunga apakah yang anda ingin potret, bunga mawar merah atau warna putih.? Atau bunga lainnya dengan warna yang berbeda. Anda bisa mengubah backgroundnya sesuka hati anda.
Jika anda ingin memilih background dengan warna putih maka siapkanlah kertas putih / HVS dan tarulah tepat dibelakangnya. Usahakanlah terjadi backlight pada kertasnya, dengan membalakangi kertasnya dari jendela rumah atau anda bisa menambahkan cahaya untuk ditaru dibelakangnya, agar background bisa terlihat putih solid

4.    Pencahayaan yang Murah


Tidak beda jauhnya dengan point nomor 3 yang saya terangkan, anda bisa memanfaatkan jendela rumah diwaktu siang/sore hari. Dengan memanfaatkan pencahayaan tidak langsung (diffuse). Anda bisa menaru bunganya deket jendela dan tentukanlah ambilannya.

5.    Sedikit Berbuat Curang


Cara curang juga dilakukan pada nomor 3 yang ada diatas, disini adalah memanipulasi efek hujan pada bunga. Anda tidak perlu menunggu hujan untuk memotret bunga. Anda hanya perlu mengambil semprotan air dengan mengisinya dengan air bersih / jernih dan anda semprotkan sedikit pada bunga tersebut maka seketika anda bisa memotret bunga dengan tetesan air diatas bunga.

Nah itulah cara – cara yang bisa saya berikan kepada anda. walau mungkin cara ini adalah cara umum, tapi bagi anda yang masih amateur dalam bidang ini semoga cara ini bisa bermanfaat bagi anda.
0 komentar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Publishing Strangergraph - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger